Pembelajaran Berharga
Orang-orang sedang gemar-gemarnya mengembangkan diri. Ruang lingkup menuntut kita untuk tidak berdiam diri di situ-situ saja. Menuntut kita untuk bergerak menjadi bagian dari perubahan yang berarti. Lelah itu pasti datangnya, bosan pun sama, terlebih terluka, siapa saja akan merasakannya. Apalagi menjadi bagian orang-orang yang berusaha bermanfaat dengan segala macam usaha. Lompat hingga memanjat. Sebab sadar bahwa umur kita tidak terasa, masa tua itu akan datang juga. Kekhawatiran semakin membuat beban. Terkadang kita tertekan. Memaksa diri berusaha lebih keras. Alasannya sederhana, kita semua ingin diapresiasi. Mendapat penghargaan selayak-layaknya. Ingin sukses secepat-cepatnya. Lalu kian hari semakin dewasa. Semakin paham bahwa kesakitan ada 'tuk memberikan pelajaran. Meyakinkan diri untuk tidak pernah takut jatuh dan gagal. Sebab yang terpenting adalah pernah menjadi pemeran, merasakan pengalaman. Hal terpenting setelahnya adalah jalani peran tersebut dengan menjadi sebaik-baiknya pemeran. Esok ataupun lusa, raga kita mungkin tak dikenal, tapi nama kita akan terkenang. Meski ditinta sekalipun, meski hanya berupa cerita sedetikpun. Tak apa. Jalani dan hadapi tanpa kata saja.
....atau bagaimana kalau sepenuh jiwa?
Malang, 17 Desember 2016
